Selasa, 29 Januari 2013

Sistem Informasi Berbasis Komputer

v PENGERTIAN SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER
Sebuah sistem adalah sekelompok dua atau lebih komponen-komponen yang saling berkaitan (interrelated) atau subsistem-subsistem yang bersatu untuk mencapai tujuan yang sama (commom purpose) (James A. Hall, 2001: 5).
·         Menurut Mulyadi (1999) didefinisikan sebagai kelompok unsur yang erat berhubungan satu sama lainnya, yang berfungsi bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu.
·         Sedangkan Walkinson (1999) menguraikan sistem dengan sebuah kerangka (framework) yang terintegrasi satu atau beberapa tujuan. Sistem akan mengkoordinasikan sumber daya yang diperlukan untuk mengolah memasukkan menjadi keluaran atau hasil.
Berdasarkan pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa suatu sistem terdiri atas beberapa unsur yang disebut subsistem, yang saling berhubungan dengan yang lain agar suatu sistem dapat berjalan dengan efektif dan efisien.
Hubungan antara subsistem ini berupa komunikasi informasi yang relevan sehingga secara bersama-sama dapat mencapai tujuan sistem.
Tujuan sistem secara keseluruhan dapat tercapai apabila setiap subsistem dapat mencapai tujuan operasionalnya masing-masing.
Informasi adalah data yang diproses lebih jauh sehingga mempunyai arti bagi si penerima dan mempunyai “nilai pengaruh” atas tindakan-tindakan, keputusan-keputusan sekarang atau masa yang akan datang (Davis dan Olson,1985).
John Burch dan Gary Grudnitsky (1986) mendefinisikan informasi sebagai berikut: informasi adalah data yang telah diletakkan dalam konteks yang lebih berarti dan berguna yang dikomunikasikan kepada penerima untuk digunakan didalam pembuatan keputusan.
Menurut George H. Bodnar (1980): informasi adalah data yang berguna.
Barry E. Cushing (1974): informasi menunjukkan hasil dari pengolahan data yang diorganisasikan dan berguna kepada orang yang menerimanya.
Dapat di ambil kesimpulan bahwa informasi adalah:
1. Data yang diolah
2. Menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya
3. Menggambarkan suatu kejadian-kejadian (event) dan kesatuan nyata (fact dan entity)
4. Digunakan untuk pengambilan keputusan Kualitas informasi dapat berpengaruh terhadap kemampuan pengambilan keputusan untuk menggunakan substansi informasi dalam pembuatan keputusan yang tepat. Kualitas informasi meliputi unsur:
a. Relevan: informasi yang relevan berkaitan dengan sejauh mana informasi dapat membuat perbedaan untuk alternatif pengambilan keputusan.
b. Akurat: keakuratan informasi berkaitan dengan ketepatan dan keandalan informasi tersebut, sehingga informasi yang akurat berarti bebas dari kesalahan dan tidak menyesatkan pemakai informasi.
c. Tepat waktu: ketepatan waktu sebuah informasi berhubungan dengan kapan informasi tersebut tersedia.
d. Ringkas: keringkasan sebuah informasi berarti informasi tersebut sudah digolongkan dan disajikan dalam format yang tidak terlalu detail.
e. Kejelasan: informasi yang jelas menunjukkan tingkat kemampuan informasi untuk dapat dimengerti oleh pemakainya.
f. Dapat diukur (quantify ability): berhubungan dengan konsep pengukuran informasi–informasi yang dapat diukur akan menambah nilai informasi tersebut.
g. Konsisten: konsistensi sebuah informasi berhubungan dengan kemampuan informasi untuk dibandingkan dengan informasi sejenis dengan waktu yang berbeda.


v Sistem informasi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas.
Sistem Informasi (SI) - adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen. Dalam arti yang sangat luas, istilah sistem informasi yang sering digunakan merujuk kepada interaksi antara orang, proses algoritmik, data, dan teknologi. Dalam pengertian ini, istilah ini digunakan untuk merujuk tidak hanya pada penggunaan organisasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), tetapi juga untuk cara di mana orang berinteraksi dengan teknologi ini dalam mendukung proses bisnis.
Sistem informasi adalah gabungan yang terorganisasi dari manusia, perangkat lunak, perangkat keras, jaringan komunikasi dan sumber data dalam mengumpulkan, mengubah, dan menyebarkan informasi dalam organisasi.
Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.

v Komponen Sistem Informasi.

1. komponen input
input merupakan data yang masuk ke dalam sistem informasi
2. komponen model
kombinasi prosedur, logika, dan model matematik yang memproses data yang tersimpan di basisdata dengan cara yang sudah ditentukan untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan
3. komponen output
output informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen serta semua pemakai sistem.
4. komponen teknologi
teknologi merupakan alat dalam sistem informasi, teknologi digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan mengirimkan output, dan membantu pengendalian sistem.
5. komponen basis data
merupakan kumpulan data yang saling berhubungan yang tersimpan didalam komputer dengan menggunakan software database.
6. komponen kontrol
Pengendalian yang dirancang untuk menanggulangi gangguan terhadap sistem informasi.


v SISTEM INFORMASI

Mengacu pada pendapat james B. Bower dan kawan- kawan dalambukunya computer oriented accounting Informations sistem, maka sistempenghasil informasi atau yang dikenal dengan nama sistem informasi, memilikipengertian sebagai berikut :
Sistem informasi adalah suatu cara tertentu untuk menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh organisasi untuk beroperasi dengan cara yang sukses dan untuk organisasi bisnis dengan cara yang menguntungkan
.Pada dasarnya sistem informasi merupakan suatu sistem yang dibuatoleh manusia yang terdiri dari komponen-komponen dalam organisasi untukmencapai suatu tujuan yaitu menyajikan informasi. Sistem informasi dalam suatu  organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi, mendukungoperasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi danmenyediakan pihak luar tertentu laporan-laporan yang diperlukan.Sistem informasi menerima masukkan data dan instruksi, mengolah datatersebut sesuai instruksi, dan mengeluarkan hasilnya. Model dasar sistemmenghendaki agar masukkan, pengolahan dan keluaran tiba pada saatbersamaan, yang sesuai untuk sistem pengolahan informasi yang palingsederhana, dimana semua masukkan tersebut tiba pada saat bersamaan tetapihal tersebut jarang terjadi. Fungsi pengolahan informasi sering membutuhkandata yang telah dikumpulkan dan diolah dalam periode waktu sebelumnya,karena itu ditambahkan sebuah penyimpanan data file (data file storage)kedalam model sistem informasi; dengan begitu, kegiatan pengolahan tersediabaik bagi data baru maupun data yang telah dikumpulkan dan disimpansebelumnya.

v KOMPONEN SISTEM INFORMASI

John Burch dan Gary Grudnitski dalam bukunya information sistem theoryand practice memberikan gambaran komponen sistem informasi.
1.Blok masukkan (input block), meliputi metode – metodedan media untuk menangkap data yang akan dimasukkan, dapat berupadokumen – dokumen dasar
 2.Blok model (model block), terdiri dari kombinasiprosedur, logika dan model matematik yang berfungsi memanipulasi datauntuk keluaran tertentu.
3.Blok keluaran (output block), berupa data – datakeluaran seperti dokumen output dan informasi yang berkualitas4.Blok teknologi (technology block), digunakan untukmenerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data,menghasilkan dan mengirimkan keluaran serta membantu pengendalian darisistem secara keseluruhan. Blok teknologi ini merupakan komponen Bantuyang memperlancar proses pengolahan yang terjadi dalam system5.Blok basis data (database block), merupakan kumpulandata yang berhubungan satu dengan lainnya, tersimpan diperangkat keraskomputer dan perangkat lunak yang memanipulasinya6.Blok kendali (controls block), meliputi masalahpengendalian terhadap operasional sistem yang berfungsi mencegah danmenangani kesalahan / kegagalan sistem.

v PERANGKAT SISTEM INFOMASI

Sebuah sistem informasi yang lengkap memiliki kelengkapan sistemsebagai berikut :
1.Hardware, bagian ini merupakan bagian perangkat keras sistem informasi.Sistem informasi modern memiliki perangkat keras seperti komputer, printer dan teknologi jaringan computer 2.Software, bagian ini merupakan bagian perangkat lunak sistem informasi.Sistem informasi modern memiliki perangkat lunak untuk memerintahkancomputer melaksanakan tugas yang harus dilakukannya, software dapatdigolongkan menjadi beberapa kelompok yaitu :
Sistem Operasi, seperti misalnya program Microsoft windows, linux,novel netware,dan lain sebagainya.
Aplikasi seperti Microsoft office, general ledger,corel draw, dan lainsebagainya.
Utilitas, sepertianti virus, Norton utilities, disc doctor dan lain – lain.
Bahasa pemrograman,seperti visual foxpro, bahasa C++, Borlanddelphi, dan lain – lain.3.Data, merupakan komponen dasar dari informasi yang akan diproseslebih lanjut dan akan menghasilkan informasi, seperti contoh adalah dokumenbukti – bukti transaksi, nota, kuitansi dan sebagainya4.Prosedur, merupakan bagian yang berisikan dokumentasi prosedur atauproses – proses yang terjadi dalam sistem. Prosedur dapat berupa buku -buku penuntun operasional seperti prosedur sistem pengendalian intern ataubuku penuntun teknis seperti buku manual menjalankan program computer dan sebagainya5.Manusia, merupakan bagian utama dalam suatu sistem informasi. yangterlibat dalam komponen manusia antara lain adalah :
Clerical Personnel, untuk menangani transaksi dan pemrosesandata dan melakukan inquiry = operator
First Level Manager, untuk mengelola pemrosesan data didukungdengan perencanaan, penjadwalan, identifikasi situasi out-of-control danpengambilan keputusan level menengah kebawah
Staff Specialist, digunakan untuk analis untuk perencanaan danlaporan
Management, untuk pembuatan laporan berkala, permintaankhusus, laporan khusus, pendukung identifikasi masalah dan peluang,pendukung analisis pengambilan keputusan level atas.

v PENGELOLA SISTEM INFORMASI

Salah satu perangkat yang paling penting dari sistem informasi adalahmanusia sebagai pengelola informasi. Oleh karena itu hubungan antara sisteminformasi dengan pengelolanya sangat erat. Sistem informasi yang dibutuhkansangat tergantung dari kebutuhan pengelolanya, pengelola sistem informasiterorganisasi dalam suatu sruktur manajemen, oleh karena itu bentuk atau jenissisteminformasi yang diperlukan sesuai dengan level manajemennya
• Manajemen Level Atas,
untuk perencanaan strategis, kebijakan danpengambilan keputusan.
• Manajemen Level Menengah,untuk perencanaan taktis dan pengambilankeputusan.
• Manajemen Level bawah,untuk perencanaa dan pengawasan operasi danpengambilan keputusan.
• Operator,untuk pemrosesan transaksi dan merespon permintaan.Contoh Struktur Organisasi Sistem Informasi.
kemudian pada perkembangannya, dengan semakin besarnya lingkup sebuahsistem informasi memerlukan adanya penataan kembali personel dengan baikterutama pada struktur manajemen organisasi pada departemen sistem operasipada contoh di atas, tetapi struktur organisasi seperti pada gambar tersebutdapat dimodifikasi sesuai dengan kondisi real perusahaan, variasi struktur manajemen tersebut sangat tergantung pada
Managerial Efficiency
yangdibandingkan dengan tingkat
User Service
, manajemen sumber daya manusiaperlu dilakukan dengan benar agar sistem informasi dapat berjalan dengan baik,hal itu dilakukan untuk mengurangi terjadinya kesalahan – kesalahan yangbersifat manusiawiyang dapat mengurangi mutu informasi yang dihasilkansebuah sistemKesulitan karena suatu kesalahan dapat diatasi dengan dua teknik yaituteknik pengontrolan data dan penambahan batas kepercayaan pada data.Pengontrolan secara intern dapat dilakukan untuk menemukan kesalahan –kesalahan yang terjadi. selain itu perlu juga dilakukan pemeriksaan auditing baiksecara intern maupun ekstern.

v PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI

Sistem informasi telah berkembang sedemikian pesatnya baik dari sistemtehnologi maupun menajemen sistem pengoprasiannya, organisasimenggunakan sistem informasi untuk menggolah transaksi-transaksi,mengurangibiaya dan menghasilkan pendapatan sebagai salah satu produk atau pelayananmereka, Bank menggunakan sistem informasi untuk mengolah cek-cek nasabahdan membuat berbagai laporan rekening Koran dan transaksi yang terjadi,perusahaan menggunakan sistem informasi untuk mempertahankan persedianpada tinggkat yang paling rendah konsisten dengan jenis barang yangtersedia.Sistem informasi manajemen (SIM) dalam sebuah perusahan adalahkumpulan dari sistem manajeman dan pengembalian keputusan dalam suatuorganisasi yang cenderung berhubungan dengan pengolahan informasi yangberbasis informasiyang berbasis pada computer
(computer based informasi system )
Dengan pertimbangan informasi apa,untuk siapa, dan kapan untuk disajikanSistem Informasi Manajemen tergantung dari besar kecilnya organisasiyang dapat terdiri dari sistem-sistem informasi :


• Akuntansi ( Accounting Information Systems )
·         Pemasaran ( Marketing Information Systems )
• Penyediaan ( Inventory Information System )
• Personalia ( Personnel Information System )
• Distribusi ( Distribution Information System )
• Pembelian ( Purchasing Information System )
• Kekayaan ( Treasury Information System )
• Analisis kredit (credit analysis information system)
• Penelitiaan dan pengembangan ( reseach and development informationsystem )
• Teknik ( engineering information system).

DAFTAR PUSTAKA
Teguh Cahyono, SistemInformasi : Konsep Dasar, Analisis Desain dan Aplikasi,Penerbit Graha Ilmu.
Raymond McLeod, Jr . System Informasi Manajemen, penerjemah: HendraTeguh SE,AK. editor: Hardi Sukardi MBA,Msc.,SE (MM – UI).
Gordon B. Davis, kerangka dasar System Informasi Manajemen bagian I  pengantar.
Husein, Muhammad Fakhri dan Amin Wibowo. Sistem Informasi Manajemen.Yogyakarta : UPP AMP YKPN, 2002.O’Brien, James A. Pengantar Sistem Informasi. Jakarta : Salemba Empat, 2005.Kadir, Abdul. Pengenalan Sistem Informasi. Yogyakarta : Andi Offset, 2003.
Catatan teori mata kuliah Sistem Information Manajemen.





v Peranan komputer Sebagai Sistem Informasi

Peranan komputer saat ini sangat penting, salah satunya pada perusahaan atau instansi dalam kaitannya untuk memperoleh informasi dengan cepat. Sebagai sarana untuk memberikan informasi, komputer memberikan pengaruh yang cukup besar dalam penghematan dan efisiensi waktu. Dengan semakin kompleknya masalah yang ada di perusahaan, salah satunya berkaitan dengan sistem penjualan. Peranan komputer semakin nyata manfaatnya dan memberikan banyak kemudahan terutama bagi penggunanya.

(sumber:tukarfile.blogspot.com/2010/peran computer sebagai sistem.)

v Komputer

Di satu sisi keberhasilan/ kemajuan Ilmu dan teknologi mampu meningkatkan kesejahteraan hidup manusia, dan sisi lain dapat berakibat buruk terhadap hasil peradaban dan kebudayaan yang telah tercipta. Salah satu teknologi yang dimaksud adalah computer. Sebuah karya jenius Howard Aiken tahun 1944 dan dikenal sebagai tipe Harvad Mark / Computer / Aikens Digital computer.
Computer sebagai produk dan sebagai teknologi memiliki keunggulan antara lain:
1. Mampu berakses dengan cepat dan tepat.
2. Menghasilkan informasi dari data yang lampau.
3. Mampu memproses data menjadi informasi
4. Mampu menyimpan data yang sangat banyak (sampai dengan giga byte).
5. Mampu melakukan importing dan exporting data yang dirancang secara khusus.
Dengan hadirnya karya teknologi ini proses-proses konvensional mulai ditinggalkan masyarakat. Kecanggihan produk ini seakan tidak dapat disangkai mengingat seluruh segmen kehidupan tersentuh oleh produk teknologi ini dari kegiatan memerah susu sampai strategi perang. Produk ini mampu mangatasi hambatan ruang dan waktu yang dihadapi oleh manusia. Dengan demikian guru bukan satu-satunya sumber belajar bagi siswa. Computer dan multimedia (1969 dan popular tahun 1992) seakan menjadikan dunia hanya sekepalan tangan. Filosofi yang menyatakan siapa yang menguasai informasi maka ia akan menguasai dunia.

3 komentar: