Kamis, 27 September 2012

           Sistem
     Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliraninformasimateri atau energi.Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu.


          Defenisi sistem.
1. Sistem merupakan seperangkat unsur yang saling terikat dalam suatu antara relasi diantara unsur-unsur tersebut dengan linkungan (menurut LUDWING VON BARTALANFY).
      2.Sistem adalah suatu kumpulan kesatuan dan perangkat hubungan satu sama
         lain (menurut ANATOL RAPOROT).
3.Sistem adalah setiap kesatuan secara konseptual atau fisik yang terdiri dari bagian-bagian
   dalam keadaan saling tergantung satu sama lainnya(menurut L.ACKOF).


Persyaratan sistem.
                       1.Sistem harus dibentuk untuk menyelesaikan tujuan.
           2.Elemen sistem harus mempunyai rencana yang ditetapkan.
           3.Adanya hubungan diantara elemen sistem.
           4.Unsur dasar dari proses (arus informasi,energi,dan material) lebih penting daripada elemen
              sistem.
           5.Tujuan organisasi lebih penting dari pada tujuan elemen.


Subsistem

Ò  Subsistem adalah komponen yang koheren dan agak independen dari sistem yang lebih besar.
Ò  Subsistem merupakan komponen atau bagian dari suatu system, subsistem ini bisa phisik ataupun abstrak. Subsistem sebenarnya hanyalah sistem di dalam suatu sistem, ini berarti bahwa sistem berada pada lebih dari satu tingkat.
Ò  Pemisalan lainnya, mobil adalah suatu system yang terdiri dari system-sistem bawahan seperti system mesin, system badan mobil dan system rangka. Masing-masing system ini terdiri dari system tingkat yang lebih rendah lagi.
Ò  Berikut adalah contoh dari beberapa subsistem tubuh manusia:
     * Sistem Peredaran Darah
     * Sistem pencernaan
     * Sistem saraf
     * Sistem rangka.

 Suprasistem

Ø  Suprasistem adalah sistem yang mempunyai hubungan lebih luas dari sistem.
Ø  Jika suatu sistem menjadi bagian dari sistem lain yang lebih besar, maka sistem yang lebih besar tersebut dikenal dengan sebutan supersistem. Sebagai contoh, jika pemerintah kabupaten disebut sebagai sebuah sistem, maka pemerintah provinsi berkedudukan sebagai supersistem. Jika ditinjau dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi adalah subsistem dan pemerintah pusat adalah supersistem.
Ø  Contoh suprasistem :
Ø    Jika sekolah dipandang sebagai suatu sistem, pendidikan adalah suprasistemnya.
Ø    Jika perusahaan kita pandang sebagai sebuah sistem. Maka industri merupakan suprasistemnya dan pemasaran sebagai subsistemnya.
(sumber:arini’s blog).

 KOMPONEN SISTEM INFORMASI.

A.KOMPONEN SISTEM INFORMASI
       Sistem informasi terdiri dari komponen-komponen yang disebut blok bangunan (building blok), yang terdiri dari komponen input, komponen model, komponen output, komponen teknologi, komponen hardware, komponen software, komponen basis data, dan komponen kontrol. Semua komponen tersebut saling berinteraksi satu dengan yang lain membentuk suatu kesatuan untuk mencapai sasaran.

     1. Komponen input
Input mewakili data yang masuk kedalam sistem informasi. Input disini termasuk metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukkan, yang dapat berupa dokumendokumen dasar.

2. Komponen model
Komponen ini terdiri dari kombinasi prosedur, logika, dan model matematik yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di basis data dengan cara yag sudah ditentukan untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan.

3. Komponen output
Hasil dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua pemakai sistem.

  4. Komponen teknologi
Teknologi merupakan “tool box” dalam sistem informasi, Teknologi  digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, neghasilkan dan mengirimkan keluaran, dan membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan.
 5. Komponen hardware
Hardware berperan penting sebagai suatu media penyimpanan vital bagi sistem informasi.Yang berfungsi sebagai tempat untuk menampung database atau lebih mudah dikatakan sebagai sumber data dan informasi untuk memperlancar dan mempermudah kerja dari sistem informasi.

6. Komponen software
Software berfungsi sebagai tempat untuk mengolah,menghitung dan memanipulasi data yang diambil dari hardware untuk menciptakan suatu informasi.     

  7. Komponen basis data
Basis data (database) merupakan kumpulan data yang saling berkaitan dan berhubungan satu dengan yang lain, tersimpan di pernagkat keras komputer dan menggunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya. Data perlu disimpan dalam basis data untuk keperluan penyediaan informasi lebih lanjut. Data di dalam basis data perlu diorganisasikan sedemikian rupa supaya informasi yang dihasilkan berkualitas. Organisasi basis data yang baik juga berguna untuk efisiensi kapasitas penyimpanannya. Basis data diakses atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak paket yang disebut DBMS (Database Management System).

8. Komponen kontrol
Banyak hal yang dapat merusak sistem informasi, seperti bencana alam, api, te,peratur, air, debu, kecurangan-kecurangan, kegagalan-kegagalan sistem itu sendiri, ketidak efisienan, sabotase dan lain sebagainya. Beberapa pengendalian perlu dirancang dan diterapkan untuk meyakinkan bahwa halhal yang dapat merusak sistem dapat dicegah ataupun bila terlanjur
terjadi kesalahan-kesalahan dapat langsung cepat diatasi.

Elemen dalam sistem
§  Pada prinsipnya, setiap sistem selalu terdiri atas empat elemen:
§  Objek, yang dapat berupa bagian, elemen, ataupun variabel. Ia dapat benda fisik, abstrak, ataupun keduanya sekaligus; tergantung kepada sifat sistem tersebut.
§  Atribut, yang menentukan kualitas atau sifat kepemilikan sistem dan objeknya.
§  Hubungan internal, di antara objek-objek di dalamnya.
§  Lingkungan, tempat di mana sistem berada.

Jenis sistem
§  Ada berbagai tipe sistem berdasarkan kategori:
§  Atas dasar keterbukaan:
§  sistem terbuka, dimana pihak luar dapat mempengaruhinya.
§  sistem tertutup.
§  Atas dasar komponen:
§  Sistem fisik, dengan komponen materi dan energi.
§  Sistem non-fisik atau konsep, berisikan ide-ide.

Klasifikasi sistem.
1. Sistem abstrak dan fisik.
A.  Sistem Abstrak : Sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik. Contoh : Sistem Teologis.
B. Sistem Fisik : Sistem yang ada secara fisik. Contoh : Sistem Komputer.

2. Sistem alamiah dan buatan manusia.
      A. Sistem Alamiah : Sistem yang terjadi melalui proses alam dan tidak dibuat oleh manusia. Contoh : Sistem Perputaran Bumi.
B. Sistem Buatan Manusia : Sistem yang dirancang oleh manusia dan melibatkan interaksi antara manusia dan mesin. Contoh : Sistem Informasi.

3. Sistem tertentu dan tak tentu.
A. Sistem Tertentu : Beroperasi degan tingkah laku yang sudah dapat diprediksi,interaksi bagian-bagiannya dapat dideteksi dengan pasti sehingga keluarannya dapat diramalkan. Contoh : Sistem Komputer melalui program.
B. Sistem Tak Tentu : Sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi karena mengandung unsur probabilitas.

4. Sistem tertutup dan terbuka.
A. Sistem Tertutup : Sistem yang berhubungan dan tidak terpengaruh dengan lingkungan luarnya.
B. Sistem Terbuka : Sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luarnya.
































2 komentar: